Doa Agar Orang Tua Tidak Egois
Doa Agar Anak Lembut Hatinya Dan Penurut - Mom Sharing
Agar anak menjadi penurut dengan orang tua dan tidak egois, coba Bunda amalkan doa yang diambil dari potongan ayat Quran surat Asy Syura ayat 19. Yang artinya : Allah Maha Lembut Takdir-Nya (serta melimpah limpah kebaikan dan belas kasihan-Nya) terhadap hamba-hamba-Nya. Home » Akhlaq » Amalan Shaleh » 15 Cara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut IslamTak bisa dipungkiri bahwa terkadang hubungan anak dan orang tua berjalan tidak baik. Adakalanya, kita sebagai anak merasa orang tua bersikap egois. Seolah tidak peduli dengan kemauan kita. Contohnya saja, masalah pernikahan. Orang tua memaksakan kita untuk menikah dengan orang pilihannya hanya karena harta, nasab dan tahtah. Padahal kita sudah memiliki calon sendiri, namun sayangnya orang tua malah menolak. Nah, kalau sudah begini kira-kira apa yang harus dilakukan?
Sebenarnya ada banyak contoh dimana orang tua terkadang bersikap tidak sesuai dengan kemauan anaknya. Lalu bagaimana islam memandang hal tersebut? Berikut ini kami sajikan cara-cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam.
Baca juga:
Ketika kita menghadapi sifat orang tua yang egois, maka kita tidak boleh membalasnya dengan perbuatan yang sama. Cara terbaik adalah membicarakannya dengan sopan dan tutur kata yang halus. Islam mengajarkan untuk bersikap baik terhadap orang tua. Sekalipun orang tuanya yang berbuat salah. Terkecuali bila orang tua menyuruh berbuat syirik maka kita wajib menolak. Namun ingat, harus bicara lembut ya!
Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Quran:
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’, janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”(QS. Al-Isra’ ayat 23)
Selanjutnya, kita harus bersikap sabar. Sekalipun perbuatan orang tua menyakiti hati dan membuat kita menangis tetap saja kita tidak boleh marah-marah. Cobalah untuk bersabar. Tentu saja, bersabar bukanlah hal mudah. Namun apabila kita mampu melakukannya maka Allah Ta’ala akan memberikan pahala yang besar. Sebaigamana firman-Nya:
“Dan, orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa”. (Al-Baqarah : 177)
“Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. (An-Nahl : 96)
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiaga-siaga (diperbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Imran: 200)
“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syuura: 43).
Baca juga:
Jika memang orang tua bersikap egois untuk hal yang tidak diridhoi oleh Allah Ta’ala, maka sikap kita adalah menasehatinya dengan lembut. Mengucapkan tutur kata yang baik dan jangan bersikap sok tau. Lakukan saja layaknya sharing. Bagaimanapun juga kewajiban seorang anak adalah menghormati orang tua. Jadi tidak dibenarkan apabila kita bersikap seolah lebih pintar. Dengarkan saja pendapatnya. Kemudian kita juga turut menyampaikan pendapat. Seperti itu saja.
Orang tua bersikap egois untuk beberapa alasan. Kita perlu memperhatikan penyebabnya terlebih dahulu sebelum mengambil sikap. Apabila kemauannya tidak merugikan dan tidak bertentangan dengan syariat agama, maka sebaiknya pertimbangan lagi. Ingatlah, bahwa orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anak-anaknya. Walaupun menurut pandangan kita kurang cocok tapi cobalah menerimanya dengan ikhlas. InsyaAllah diridhoi oleh Sang Maha Kuasa.
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam haruslah dengan cara yang baik. Tidak boleh menyakiti ataupun menyinggung perasaan orang tua. Sebab perbuatan tersebut termasuk durhaka pada orang tua. Dan perlu kalian tahu, durhaka adalah dosa yang besar.
“Maukah aku beritahukan kepadamu sebesar-besar dosa yang paling besar, tiga kali (beliau ulangi). Sahabat berkata, ‘Baiklah, ya Rasulullah’. Bersabda Nabi: Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua serta camkanlah dan saksi palsu dan perkataan bohong”. Maka Nabi selalu megulangi, ‘Dan persaksian palsu’ sehingga kami berkata, ‘semoga Nabi diam.” (HR.Bukhari dan Muslim).
Baca juga:
Sebisa mungkin hindari perdebatan. Tidak baik berdebat dengan orang tua sebab bisa memicu keluarnya ucapan yang kasar. Jika memang tidak setuju maka cukup berbicara lembut atau diam saja.
“Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan seorang dayyuts (merelakan kejahatan berlaku dalam keluarganya, merelakan istri dan anak perempuan selingkuh).” (HR. Nasa’i dan Ahmad).
Apabila kita memang tidak mampu memberikan nasehat yang baik pada orang tua, maka cobalah mengajak orang tua mengikuti kajian atau majelis ilmu. Hal ini dapat membantu membuka wawasan orang tua. Namun ingat, untuk cara mengajaknya sebaiknya secara baik-baik. Jika memang orang tua tidak mau atau tidak sempat karena terlalu sibuk, kita bisa menunjukkan video agama kepada orang tua. Tunjukkan bahwa agama islam itu bersifat toleran dan memiliki batas-batas yang jelas antara haram dan halal.
Tidak ada salahnya sesekali kita memberikan orang tua oleh-oleh atau buah tangan. Cara ini juga bisa membantu meruntuhkan sikap orang tua yang egois. Tidak perlu membeli sesuatu yang mahal. Kita bisa memilih suatu benda yang disukai orang tua kita, misalnya baju koko atau cangkir. Atau juga bisa membuat hadiah handmade agar hati orang tua lebih tersentuh, misalnya syal rajut, kerajinan tangan bingkai foto, dan sebagainya.
Baca juga:
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam berikutnya adalah dengan diam. Bersikap diam bukan berarti mendiamkan ya. Cuma kita tidak perlu berbantah-batahan dengan orang tua. Daripada menjawab omongan ornag tua dengan kata-kata kasar, alangkah baiknya jika kita diam saja. Namun demikian kita tidak boleh mendiamkan orang tua. Jika orang tua mengajak berbicara ya kita harus menyahut. Yang terpenting jangan sampai berbuat durhaka.
Dalam hadist dijelaskan:
“Allah tidak akan menerima shalat orang yang dibenci kedua orang tuanya yang tidak menganiaya kepadanya.” (HR. Abu Al-Hasan bin Makruf)
“Ada tiga golongan yang Allah tidak menerima (amal kebajikannya) dari yang sunnah maupun yang fardhu, yaitu durhaka kepada orang tua, ornag yang suka mengungkit-ungkit kebaikannya, dan ornag yang mendustakan takdir.” (HR. Thabrani)
Cara selanjutnya coba dengan memberikan dalil-dalil tentang agama kepada orang tua, misalnya ayat Al-Quran atau Al-hadist. Jika kita tidak mampu berbicara secara langsung, kita bisa mengirim dalil tersebut lewat pesan di ponsel, misalnya melalui whatsapp. Tak masalah jikapun orang tua tidak mau yang membaca atau memahaminya. Yang terpenting, kita sudah berusaha sebaik mungkin tanpa menyakiti hatinya.
Api yang panas hanya mampu dipadamkan dengan air yang dingin. Begitupun dengan perbuatan jahat. Kejahatan tidak harus dibalas dengan kejahatan. Akan lebih mulia jika kita membalas perbuatan jelek dengan kebaikan. Apabila orang tua bersikap buruk kepaada kita maka janganlah kita buruk juga kepada mereka. Cobalah membalas dengan kebaikan. Dengan begitu, mungkin saja egonya akan runtuh sebab melihat ketulusan hati kita.
Baca juga:
Tersenyum adalah salah satu perbuatan yang bernilai ibadah. Tersenyum dapat membuat hati orang yang memandangnya jadi senang dan sejuk. Tersenyum juga bisa memadamkan amarah. Maka itu, tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan senyum tulus kepada orang tua, sekalipun mereka telah menyakiti hati kita.
Baca juga:
Daripada harus marah-marah, lebih baik tunjukkan sikap tulusmu dengan mengajak orang tua berlibur. Tidak perlu ke tempat yang mewah. Kita bisa berpegian ke tempat-tempat yang sejuk dan damai, misalnya pengunungan atau taman bunga. Nantinya, disanalah kita bisa membicarakan segala hal dengan baik. Ketahuilah bahwa suasana yang tenang bisa merubah kondisi hati. Jadi tak ada salahnya kita mencoba cara ini. Iya, kan?
Terkadang perbedaan pendapat bisa diatasi jika kedua belah pihak mampu berdiskusi secara baik-baik dan terbuka. Nah, untuk melakukan diskusi tentu kita harus memilih waktu yang tepat. Jangan sampai orang tua baru pulang kerja kita langsung mengajaknya diskusi. Ini malah menimbulkan masalah. Pilih waktu disaat orang tua sedang santai. Kamu bisa membuat kue, menyuguhkannya lalu ajaklah orang tua berdiskusi dengan bahasa santai namun tetap hormati pendapatnya.
Sudah menjadi kewajiban seorang anak untuk mendoakan orang tuanya. Kapapun, dimanapun dan dalam situasi bagaimanapun. Kita wajib berdoa yang baik-baik untuk orang tua. Begitupun saat orang tua bersikap egois dan tidak mau mengakui kesalahannya. Cukup doakan saja. Dengan begitu, Allah akan membantu mencarikan jalan keluar yang terbaik.
Baca juga:
Satu hal yang perlu kita ingat, jangan sampai kita durhaka pada orang tua. Perbuatan durhaka tidak hanya membuat kita sengsara di dunia tapi juga menghancurkan kita di kubur dan akhirat. Bahkan amalan ibadah kita tidak akan diterima oleh Allah Ta’ala jika kita mendurhakai orang tua.
“Semua dosa itu azabnya ditunda oleh Allah SWT. sampai hari kiamat, kecuali orang yang durhaka kepada orang tuanya. Sesungguhnya Allah akan mempercepat azab kepadanya; dan Allah akan menambah umur seorang hamba jika ia berbuat baik kepada ibu bapaknya, bahkan Allah akan menambah kebaikan kepada siapa saja yang berbuat baik kepada ibu bapaknya serta memberi nafkah kepada mereka, jika diperlukan.” (H.R. Ibnu Majah)
Demikianlah penjelasan mengenai cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam. Semoga bermanfaat dan dapat membantu.
© 2021 DalamIslam.com
Adchoices | Disclaimer | Contact Us | Ketentuan Layanan | Donasi
Semua Konten bersifat informasi tidak untuk mengantikan pendapat ahli agama.

Doa Umat Egois! | e-Artikel
Kita ini dilahirkan sebagai umat Egois, begitu kita brol di dunia ini, kita sudah menuntut agar semua kebutuhan kita dilayani, kalau tidak terkabulkan pasti kita akan menangis. Begitu juga pada masa kanak-kanak, kita ngambek, bahkan terkadang menilai, bahwa ortu kita tidak sayang ama kita, karena permohonan kita tidak dikabulkan, walaupun sebenarnya mereka lebih tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik bagi anaknya. Doa Agar Anak Lembut Hatinya Dan Penurut – Sebagai orang tua kadang mungkin merasa kesal dan marah melihat anaknya yang terkesan nakal dan tidak penurut.Nah, Bunda tentunya tau, jika kita sebaiknya tidak berlaku kasar dan memarahi anak kita meski sedang kesal sekalipun, karena itu akan berdampak buruk pada keadaan mentalnya.
Seringkali karena kenakalan anak orang tua menjadi bingung dan hilang akal bagaimana seharusnya sikap yang harus dia tunjukan kepada anaknya.
Untuk mengatasinya, Bunda harus memberikan pendidikan yang baik kepada anak sejak dini, yang bisa diterapkan di rumah dan bunda juga harus membacakan doa agar anak memiliki sifat yang lembut hatinya dan penurut serta tidak nakal lagi.
Jika Bunda berusaha membuat anak menjadi tidak nakal hanya dengan cara tertentu saja tanpa berdoa maka hal itu akan sia-sia, karena usaha tanpa doa itu sia-sia dan sebaliknya.
Nah, di bawah ini ada serangkaian doa yang bisa Bunda bacakan sejak si kecil masih bayi hingga besar agar anak tidak menjadi anak yang pelawan dan bisa menjadi anak yang penurut.
Untuk membuat hati anak menjadi lembut, Bunda bisa membacakan doa yang ada dalam Al-Quran surat Ali-Imran ayat 200
Surat tersebut memiliki arti: “Wahai orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran kamu, dan bersedialah serta bertawakal lah kepada Allah supaya kamu berjaya”
Setelah membacakan doa tersebut hembuskan pada minuman dan makanan yang akan diberikan kepada si kecil. Jika si kecil masih dalam masa menyusu Bunda bisa menghembuskan pada area susu.
Amalkan QS Ibrahim ayat 40-41 yang berbunyi:
Yang artinya: “Ya Allah ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak-anak cucu ku orang-orang yang tetap mendirikan solat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.
Ya Tuhan Kami ampunilah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).
Doa ini dianjurkan untuk dibaca setiap selesai mendirikan salat atau setiap kali Bunda mengingat si kecil.
Agar anak menjadi penurut dengan orang tua dan tidak egois, coba Bunda amalkan doa yang diambil dari potongan ayat Quran surat Asy Syura ayat 19.
Yang artinya : Allah Maha Lembut Takdir-Nya (serta melimpah limpah kebaikan dan belas kasihan-Nya) terhadap hamba-hamba-Nya. Ia memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki (Menurut Peraturan yang telah ditetapkan), dan Dialah yang maha kuat lagi Maha Perkasa.
Tafsir ayat ini adalah : Allah itu maha lembut kepada setiap hamba-Nya dan Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki-Nya kepada siapa saja yang dia kehendaki sesuai hikmah-Nya. Allah Maha Kuat yang menguasai seluruh kekuatan di langit dan di bumi, Allah maha perkasa terhadap pembalasannya bagi hamba yang melakukan maksiat kepada-Nya.
Doa ini disarankan untuk dibaca sebanyak 19 kali pada air minum yang akan diberikan kepada anak dan setelah itu tuntun anak agar dia meminumnya.
Insyaa Allah jika rutin diamalkan, maka atas izin Allah SWT sikap anak yang keras kepala itu akan berubah menjadi lebih baik. Bunda juga bisa membacakan doa ini di atas kepalanya si kecil saat dia tidur.
Bacalah potongan surat Ibrahim ayat 40 setiap selepas solat 5 waktu selain itu Amalkan juga doa yang diambil dari potongan surat Al-Furqan ayat 74 yang berbunyi:
yang artinya: “Dan juga mereka yang berdoa dengan berkata : Wahai Tuhan Kami, berilah kami beroleh daripada istri-istri dan zuriat keturunan kami perkara-perkara yang menyukakan hati kami, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang bertakwa”
Nah, untuk hal yang satu ini Bunda bisa mengandalkan doa yang diambil dari potongan surat Al-Baqarah:128 yang berbunyi
Yang artinya : “Ya Allah Ya Tuhan Kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk dan patuh kepada Engkau dan (Jadikanlah) diantara anak cucu kami orang yang tunduk dan patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat ibadah haji kami dan terimalah tobat kami ini. Sesungguhnya Engkaulah yang maha penerima tobat lagi maha penyayang.”
Untuk mengamalkan setiap doa dan amalan yang disarankan di atas, dalam hati Bunda harus diniatkan dengan lurus dan tulus, dan minta kepada Allah agar anak menjadi anak yang sholeh, taat kepada setiap perintah Allah, penurut, lemah lembut dan tidak nakal. Lalu hembuskan kepada anak saat sedang tidur, yakni tepat pada puncak hidungnya saat sedang menarik napas masuk. Lakukan cara ini secara rutin, Maka Insya Allah anak yang awalnya keras kepala dan nakal akan berubah atas izin Allah SWT.(Nailil)
Copyright© 2020 - Mom Sharing
Cara Menghadapi Orang Tua Yang Egois Menurut Islam | CIKIMIS
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam selanjutnya adalah berdoa. Doa inilah hal yang harus selalu kita lakukan, karena hanya Allah SWT lah yang bisa membolak-balikan hati seseorang. Mohonlah kepada-NYA untuk memberi hidayah dan menunjukan jalan yang lurus kepada orang tua anda.
15 Cara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut Islam - DalamIslam.com
Sudah menjadi kewajiban seorang anak untuk mendoakan orang tuanya. Kapapun, dimanapun dan dalam situasi bagaimanapun. Kita wajib berdoa yang baik-baik untuk orang tua. Begitupun saat orang tua bersikap egois dan tidak mau mengakui kesalahannya. Cukup doakan saja. Dengan begitu, Allah akan membantu mencarikan jalan keluar yang terbaik. Baca juga:Cara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut Islam
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam selanjutnya adalah berdoa. Doa inilah hal yang harus selalu kita lakukan, karena hanya Allah SWT lah yang bisa membolak-balikan hati seseorang. Mohonlah kepada-NYA untuk memberi hidayah dan menunjukan jalan yang lurus kepada orang tua anda.
Tips Menghadapi Orang Tua Toxic Atau Egois | KASKUS
Diberi perhatian, kasih sayang, motivasi, dukungan, dan kata-kata semangat adalah hal yang mereka inginkan. Namun, kita tak dapat memilih atau memesan untuk dilahrikan di rahim siapa. Yang kita tahu hanyalah hidup, lalu dilahirkan di dunia. Boleh jadi kita dilahirkan dari rahim orang tua yang toxic dan egois.Menundukkan Orang yang Keras Hati dengan Doa Ini | Dream.co.id
Dream - Setiap orang terlahir dengan karakter yang berbeda-beda. Ada kalanya punya sikap begitu hangat, ada pula yang punya hati sangat keras. Terkadang kita begitu sulit menghadapi mereka yang hatinya sangat keras. Berusaha sekeras apapun, orang tersebut susah diajak bicara.
Kata Kata Buat Orang Tua Egois - KATA UNTUK AYAH IBU
Dampak Dan Sikap Orang Tua Yang Dapat Menyakiti Jiwa Anak Kaskus. 25 Kata Kata Untuk Orang Yang Egois Dan Tidak Mau Mengalah Sepositif. 50 Kata Kata Bijak Dan Mutiara Romantis Cinta Motivasi Kehidupan. 297 Kata Kata Sindiran Menyakitkan Buat Pacar Teman Mantan.Orangtua OTORITER ? (Egois) , Disini Jawabanya ! | KASKUS
Ini yang paling penting dalam Kumpulan Cara Menghadapai Ayah dan Ibu (Orang Tua) Otoriter (Egois). Jika kita memiliki cita cita,dan ayah dan ibu kita sebagai orang tua merasa cita citanya tidak menjanjikan masa depan atautak sesuai keinginan mereka. Mereka pasti tidak setuju. Walaupun kita mengiming imingkan apa pun, mereka pasti tak percaya.
Kata Kata Sindiran Untuk Orang Tua Yang Egois - KATA UNTUK AYAH IBU
Kata sindiran untuk orang egois pacar kawan. 25 kata kata untuk orang yang egois dan tidak mau mengalah sepositif. Orang yang memiliki karakter egois tidak akan disukai karena sifatnya yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Saat mendengarnya semoga saja mereka bisa segera sadar dan mau mengubah sikapnya. doa agar orang tua tidak egoisDoa Agar Anak Lembut Hatinya Dan Penurut - Mom Sharing
Agar anak menjadi penurut dengan orang tua dan tidak egois, coba Bunda amalkan doa yang diambil dari potongan ayat Quran surat Asy Syura ayat 19. Yang artinya : Allah Maha Lembut Takdir-Nya (serta melimpah limpah kebaikan dan belas kasihan-Nya) terhadap hamba-hamba-Nya. Home » Akhlaq » Amalan Shaleh » 15 Cara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut IslamTak bisa dipungkiri bahwa terkadang hubungan anak dan orang tua berjalan tidak baik. Adakalanya, kita sebagai anak merasa orang tua bersikap egois. Seolah tidak peduli dengan kemauan kita. Contohnya saja, masalah pernikahan. Orang tua memaksakan kita untuk menikah dengan orang pilihannya hanya karena harta, nasab dan tahtah. Padahal kita sudah memiliki calon sendiri, namun sayangnya orang tua malah menolak. Nah, kalau sudah begini kira-kira apa yang harus dilakukan?
Sebenarnya ada banyak contoh dimana orang tua terkadang bersikap tidak sesuai dengan kemauan anaknya. Lalu bagaimana islam memandang hal tersebut? Berikut ini kami sajikan cara-cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam.
Baca juga:
Ketika kita menghadapi sifat orang tua yang egois, maka kita tidak boleh membalasnya dengan perbuatan yang sama. Cara terbaik adalah membicarakannya dengan sopan dan tutur kata yang halus. Islam mengajarkan untuk bersikap baik terhadap orang tua. Sekalipun orang tuanya yang berbuat salah. Terkecuali bila orang tua menyuruh berbuat syirik maka kita wajib menolak. Namun ingat, harus bicara lembut ya!
Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Quran:
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’, janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”(QS. Al-Isra’ ayat 23)
Selanjutnya, kita harus bersikap sabar. Sekalipun perbuatan orang tua menyakiti hati dan membuat kita menangis tetap saja kita tidak boleh marah-marah. Cobalah untuk bersabar. Tentu saja, bersabar bukanlah hal mudah. Namun apabila kita mampu melakukannya maka Allah Ta’ala akan memberikan pahala yang besar. Sebaigamana firman-Nya:
“Dan, orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa”. (Al-Baqarah : 177)
“Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. (An-Nahl : 96)
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiaga-siaga (diperbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Imran: 200)
“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syuura: 43).
Baca juga:
Jika memang orang tua bersikap egois untuk hal yang tidak diridhoi oleh Allah Ta’ala, maka sikap kita adalah menasehatinya dengan lembut. Mengucapkan tutur kata yang baik dan jangan bersikap sok tau. Lakukan saja layaknya sharing. Bagaimanapun juga kewajiban seorang anak adalah menghormati orang tua. Jadi tidak dibenarkan apabila kita bersikap seolah lebih pintar. Dengarkan saja pendapatnya. Kemudian kita juga turut menyampaikan pendapat. Seperti itu saja.
Orang tua bersikap egois untuk beberapa alasan. Kita perlu memperhatikan penyebabnya terlebih dahulu sebelum mengambil sikap. Apabila kemauannya tidak merugikan dan tidak bertentangan dengan syariat agama, maka sebaiknya pertimbangan lagi. Ingatlah, bahwa orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anak-anaknya. Walaupun menurut pandangan kita kurang cocok tapi cobalah menerimanya dengan ikhlas. InsyaAllah diridhoi oleh Sang Maha Kuasa.
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam haruslah dengan cara yang baik. Tidak boleh menyakiti ataupun menyinggung perasaan orang tua. Sebab perbuatan tersebut termasuk durhaka pada orang tua. Dan perlu kalian tahu, durhaka adalah dosa yang besar.
“Maukah aku beritahukan kepadamu sebesar-besar dosa yang paling besar, tiga kali (beliau ulangi). Sahabat berkata, ‘Baiklah, ya Rasulullah’. Bersabda Nabi: Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua serta camkanlah dan saksi palsu dan perkataan bohong”. Maka Nabi selalu megulangi, ‘Dan persaksian palsu’ sehingga kami berkata, ‘semoga Nabi diam.” (HR.Bukhari dan Muslim).
Baca juga:
Sebisa mungkin hindari perdebatan. Tidak baik berdebat dengan orang tua sebab bisa memicu keluarnya ucapan yang kasar. Jika memang tidak setuju maka cukup berbicara lembut atau diam saja.
“Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan seorang dayyuts (merelakan kejahatan berlaku dalam keluarganya, merelakan istri dan anak perempuan selingkuh).” (HR. Nasa’i dan Ahmad).
Apabila kita memang tidak mampu memberikan nasehat yang baik pada orang tua, maka cobalah mengajak orang tua mengikuti kajian atau majelis ilmu. Hal ini dapat membantu membuka wawasan orang tua. Namun ingat, untuk cara mengajaknya sebaiknya secara baik-baik. Jika memang orang tua tidak mau atau tidak sempat karena terlalu sibuk, kita bisa menunjukkan video agama kepada orang tua. Tunjukkan bahwa agama islam itu bersifat toleran dan memiliki batas-batas yang jelas antara haram dan halal.
Tidak ada salahnya sesekali kita memberikan orang tua oleh-oleh atau buah tangan. Cara ini juga bisa membantu meruntuhkan sikap orang tua yang egois. Tidak perlu membeli sesuatu yang mahal. Kita bisa memilih suatu benda yang disukai orang tua kita, misalnya baju koko atau cangkir. Atau juga bisa membuat hadiah handmade agar hati orang tua lebih tersentuh, misalnya syal rajut, kerajinan tangan bingkai foto, dan sebagainya.
Baca juga:
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam berikutnya adalah dengan diam. Bersikap diam bukan berarti mendiamkan ya. Cuma kita tidak perlu berbantah-batahan dengan orang tua. Daripada menjawab omongan ornag tua dengan kata-kata kasar, alangkah baiknya jika kita diam saja. Namun demikian kita tidak boleh mendiamkan orang tua. Jika orang tua mengajak berbicara ya kita harus menyahut. Yang terpenting jangan sampai berbuat durhaka.
Dalam hadist dijelaskan:
“Allah tidak akan menerima shalat orang yang dibenci kedua orang tuanya yang tidak menganiaya kepadanya.” (HR. Abu Al-Hasan bin Makruf)
“Ada tiga golongan yang Allah tidak menerima (amal kebajikannya) dari yang sunnah maupun yang fardhu, yaitu durhaka kepada orang tua, ornag yang suka mengungkit-ungkit kebaikannya, dan ornag yang mendustakan takdir.” (HR. Thabrani)
Cara selanjutnya coba dengan memberikan dalil-dalil tentang agama kepada orang tua, misalnya ayat Al-Quran atau Al-hadist. Jika kita tidak mampu berbicara secara langsung, kita bisa mengirim dalil tersebut lewat pesan di ponsel, misalnya melalui whatsapp. Tak masalah jikapun orang tua tidak mau yang membaca atau memahaminya. Yang terpenting, kita sudah berusaha sebaik mungkin tanpa menyakiti hatinya.
Api yang panas hanya mampu dipadamkan dengan air yang dingin. Begitupun dengan perbuatan jahat. Kejahatan tidak harus dibalas dengan kejahatan. Akan lebih mulia jika kita membalas perbuatan jelek dengan kebaikan. Apabila orang tua bersikap buruk kepaada kita maka janganlah kita buruk juga kepada mereka. Cobalah membalas dengan kebaikan. Dengan begitu, mungkin saja egonya akan runtuh sebab melihat ketulusan hati kita.
Baca juga:
Tersenyum adalah salah satu perbuatan yang bernilai ibadah. Tersenyum dapat membuat hati orang yang memandangnya jadi senang dan sejuk. Tersenyum juga bisa memadamkan amarah. Maka itu, tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan senyum tulus kepada orang tua, sekalipun mereka telah menyakiti hati kita.
Baca juga:
Daripada harus marah-marah, lebih baik tunjukkan sikap tulusmu dengan mengajak orang tua berlibur. Tidak perlu ke tempat yang mewah. Kita bisa berpegian ke tempat-tempat yang sejuk dan damai, misalnya pengunungan atau taman bunga. Nantinya, disanalah kita bisa membicarakan segala hal dengan baik. Ketahuilah bahwa suasana yang tenang bisa merubah kondisi hati. Jadi tak ada salahnya kita mencoba cara ini. Iya, kan?
Terkadang perbedaan pendapat bisa diatasi jika kedua belah pihak mampu berdiskusi secara baik-baik dan terbuka. Nah, untuk melakukan diskusi tentu kita harus memilih waktu yang tepat. Jangan sampai orang tua baru pulang kerja kita langsung mengajaknya diskusi. Ini malah menimbulkan masalah. Pilih waktu disaat orang tua sedang santai. Kamu bisa membuat kue, menyuguhkannya lalu ajaklah orang tua berdiskusi dengan bahasa santai namun tetap hormati pendapatnya.
Sudah menjadi kewajiban seorang anak untuk mendoakan orang tuanya. Kapapun, dimanapun dan dalam situasi bagaimanapun. Kita wajib berdoa yang baik-baik untuk orang tua. Begitupun saat orang tua bersikap egois dan tidak mau mengakui kesalahannya. Cukup doakan saja. Dengan begitu, Allah akan membantu mencarikan jalan keluar yang terbaik.
Baca juga:
Satu hal yang perlu kita ingat, jangan sampai kita durhaka pada orang tua. Perbuatan durhaka tidak hanya membuat kita sengsara di dunia tapi juga menghancurkan kita di kubur dan akhirat. Bahkan amalan ibadah kita tidak akan diterima oleh Allah Ta’ala jika kita mendurhakai orang tua.
“Semua dosa itu azabnya ditunda oleh Allah SWT. sampai hari kiamat, kecuali orang yang durhaka kepada orang tuanya. Sesungguhnya Allah akan mempercepat azab kepadanya; dan Allah akan menambah umur seorang hamba jika ia berbuat baik kepada ibu bapaknya, bahkan Allah akan menambah kebaikan kepada siapa saja yang berbuat baik kepada ibu bapaknya serta memberi nafkah kepada mereka, jika diperlukan.” (H.R. Ibnu Majah)
Demikianlah penjelasan mengenai cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam. Semoga bermanfaat dan dapat membantu.
© 2021 DalamIslam.com
Adchoices | Disclaimer | Contact Us | Ketentuan Layanan | Donasi
Semua Konten bersifat informasi tidak untuk mengantikan pendapat ahli agama.

Doa Umat Egois! | e-Artikel
Kita ini dilahirkan sebagai umat Egois, begitu kita brol di dunia ini, kita sudah menuntut agar semua kebutuhan kita dilayani, kalau tidak terkabulkan pasti kita akan menangis. Begitu juga pada masa kanak-kanak, kita ngambek, bahkan terkadang menilai, bahwa ortu kita tidak sayang ama kita, karena permohonan kita tidak dikabulkan, walaupun sebenarnya mereka lebih tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik bagi anaknya. Doa Agar Anak Lembut Hatinya Dan Penurut – Sebagai orang tua kadang mungkin merasa kesal dan marah melihat anaknya yang terkesan nakal dan tidak penurut.Nah, Bunda tentunya tau, jika kita sebaiknya tidak berlaku kasar dan memarahi anak kita meski sedang kesal sekalipun, karena itu akan berdampak buruk pada keadaan mentalnya.
Seringkali karena kenakalan anak orang tua menjadi bingung dan hilang akal bagaimana seharusnya sikap yang harus dia tunjukan kepada anaknya.
Untuk mengatasinya, Bunda harus memberikan pendidikan yang baik kepada anak sejak dini, yang bisa diterapkan di rumah dan bunda juga harus membacakan doa agar anak memiliki sifat yang lembut hatinya dan penurut serta tidak nakal lagi.
Jika Bunda berusaha membuat anak menjadi tidak nakal hanya dengan cara tertentu saja tanpa berdoa maka hal itu akan sia-sia, karena usaha tanpa doa itu sia-sia dan sebaliknya.
Nah, di bawah ini ada serangkaian doa yang bisa Bunda bacakan sejak si kecil masih bayi hingga besar agar anak tidak menjadi anak yang pelawan dan bisa menjadi anak yang penurut.
Untuk membuat hati anak menjadi lembut, Bunda bisa membacakan doa yang ada dalam Al-Quran surat Ali-Imran ayat 200
Surat tersebut memiliki arti: “Wahai orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran kamu, dan bersedialah serta bertawakal lah kepada Allah supaya kamu berjaya”
Setelah membacakan doa tersebut hembuskan pada minuman dan makanan yang akan diberikan kepada si kecil. Jika si kecil masih dalam masa menyusu Bunda bisa menghembuskan pada area susu.
Amalkan QS Ibrahim ayat 40-41 yang berbunyi:
Yang artinya: “Ya Allah ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak-anak cucu ku orang-orang yang tetap mendirikan solat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.
Ya Tuhan Kami ampunilah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).
Doa ini dianjurkan untuk dibaca setiap selesai mendirikan salat atau setiap kali Bunda mengingat si kecil.
Agar anak menjadi penurut dengan orang tua dan tidak egois, coba Bunda amalkan doa yang diambil dari potongan ayat Quran surat Asy Syura ayat 19.
Yang artinya : Allah Maha Lembut Takdir-Nya (serta melimpah limpah kebaikan dan belas kasihan-Nya) terhadap hamba-hamba-Nya. Ia memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki (Menurut Peraturan yang telah ditetapkan), dan Dialah yang maha kuat lagi Maha Perkasa.
Tafsir ayat ini adalah : Allah itu maha lembut kepada setiap hamba-Nya dan Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki-Nya kepada siapa saja yang dia kehendaki sesuai hikmah-Nya. Allah Maha Kuat yang menguasai seluruh kekuatan di langit dan di bumi, Allah maha perkasa terhadap pembalasannya bagi hamba yang melakukan maksiat kepada-Nya.
Doa ini disarankan untuk dibaca sebanyak 19 kali pada air minum yang akan diberikan kepada anak dan setelah itu tuntun anak agar dia meminumnya.
Insyaa Allah jika rutin diamalkan, maka atas izin Allah SWT sikap anak yang keras kepala itu akan berubah menjadi lebih baik. Bunda juga bisa membacakan doa ini di atas kepalanya si kecil saat dia tidur.
Bacalah potongan surat Ibrahim ayat 40 setiap selepas solat 5 waktu selain itu Amalkan juga doa yang diambil dari potongan surat Al-Furqan ayat 74 yang berbunyi:
yang artinya: “Dan juga mereka yang berdoa dengan berkata : Wahai Tuhan Kami, berilah kami beroleh daripada istri-istri dan zuriat keturunan kami perkara-perkara yang menyukakan hati kami, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang bertakwa”
Nah, untuk hal yang satu ini Bunda bisa mengandalkan doa yang diambil dari potongan surat Al-Baqarah:128 yang berbunyi
Yang artinya : “Ya Allah Ya Tuhan Kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk dan patuh kepada Engkau dan (Jadikanlah) diantara anak cucu kami orang yang tunduk dan patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat ibadah haji kami dan terimalah tobat kami ini. Sesungguhnya Engkaulah yang maha penerima tobat lagi maha penyayang.”
Untuk mengamalkan setiap doa dan amalan yang disarankan di atas, dalam hati Bunda harus diniatkan dengan lurus dan tulus, dan minta kepada Allah agar anak menjadi anak yang sholeh, taat kepada setiap perintah Allah, penurut, lemah lembut dan tidak nakal. Lalu hembuskan kepada anak saat sedang tidur, yakni tepat pada puncak hidungnya saat sedang menarik napas masuk. Lakukan cara ini secara rutin, Maka Insya Allah anak yang awalnya keras kepala dan nakal akan berubah atas izin Allah SWT.(Nailil)
Copyright© 2020 - Mom Sharing
Cara Menghadapi Orang Tua Yang Egois Menurut Islam | CIKIMIS
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam selanjutnya adalah berdoa. Doa inilah hal yang harus selalu kita lakukan, karena hanya Allah SWT lah yang bisa membolak-balikan hati seseorang. Mohonlah kepada-NYA untuk memberi hidayah dan menunjukan jalan yang lurus kepada orang tua anda.
15 Cara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut Islam - DalamIslam.com
Sudah menjadi kewajiban seorang anak untuk mendoakan orang tuanya. Kapapun, dimanapun dan dalam situasi bagaimanapun. Kita wajib berdoa yang baik-baik untuk orang tua. Begitupun saat orang tua bersikap egois dan tidak mau mengakui kesalahannya. Cukup doakan saja. Dengan begitu, Allah akan membantu mencarikan jalan keluar yang terbaik. Baca juga:Cara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut Islam
Cara menghadapi orang tua yang egois menurut islam selanjutnya adalah berdoa. Doa inilah hal yang harus selalu kita lakukan, karena hanya Allah SWT lah yang bisa membolak-balikan hati seseorang. Mohonlah kepada-NYA untuk memberi hidayah dan menunjukan jalan yang lurus kepada orang tua anda.
Tips Menghadapi Orang Tua Toxic Atau Egois | KASKUS
Diberi perhatian, kasih sayang, motivasi, dukungan, dan kata-kata semangat adalah hal yang mereka inginkan. Namun, kita tak dapat memilih atau memesan untuk dilahrikan di rahim siapa. Yang kita tahu hanyalah hidup, lalu dilahirkan di dunia. Boleh jadi kita dilahirkan dari rahim orang tua yang toxic dan egois.Menundukkan Orang yang Keras Hati dengan Doa Ini | Dream.co.id
Dream - Setiap orang terlahir dengan karakter yang berbeda-beda. Ada kalanya punya sikap begitu hangat, ada pula yang punya hati sangat keras. Terkadang kita begitu sulit menghadapi mereka yang hatinya sangat keras. Berusaha sekeras apapun, orang tersebut susah diajak bicara.
Kata Kata Buat Orang Tua Egois - KATA UNTUK AYAH IBU
Dampak Dan Sikap Orang Tua Yang Dapat Menyakiti Jiwa Anak Kaskus. 25 Kata Kata Untuk Orang Yang Egois Dan Tidak Mau Mengalah Sepositif. 50 Kata Kata Bijak Dan Mutiara Romantis Cinta Motivasi Kehidupan. 297 Kata Kata Sindiran Menyakitkan Buat Pacar Teman Mantan.Orangtua OTORITER ? (Egois) , Disini Jawabanya ! | KASKUS
Ini yang paling penting dalam Kumpulan Cara Menghadapai Ayah dan Ibu (Orang Tua) Otoriter (Egois). Jika kita memiliki cita cita,dan ayah dan ibu kita sebagai orang tua merasa cita citanya tidak menjanjikan masa depan atautak sesuai keinginan mereka. Mereka pasti tidak setuju. Walaupun kita mengiming imingkan apa pun, mereka pasti tak percaya.
Kata Kata Sindiran Untuk Orang Tua Yang Egois - KATA UNTUK AYAH IBU
Kata sindiran untuk orang egois pacar kawan. 25 kata kata untuk orang yang egois dan tidak mau mengalah sepositif. Orang yang memiliki karakter egois tidak akan disukai karena sifatnya yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Saat mendengarnya semoga saja mereka bisa segera sadar dan mau mengubah sikapnya. doa agar orang tua tidak egoisdoa angelus,doa agar hati tenang,doa aku percaya,doa anak sholeh,doa adzan,doa ayat kursi,doa adalah,doa anak baru lahir,doa agar hujan berhenti,doa arwah,agar agar,agar agar swallow,agar agar plain,agar asi banyak,agar agar santan,agar agar powder,agar agar satelit,agar alpukat cepat matang,agar agar kering,agar agar lumut,urang aring,urang artinya,orang ambon,orang awam adalah,orang afrika,orang albino,urang awak artinya,orang amerika,orang aceh,orang aneh,tua artinya,tua agustinus tamba,tya ariestya,tua aeng,tua tua keladi lirik,tua tua keladi anggun,tua tua keladi artinya,tua pek kong,tua tua keladi chord,tua tagovailoa,tidak apa apa bahasa korea,tidak ada larangan mudik 2021,tidak ada manusia yang sempurna,tidak ada salju disini,tidak apa apa,tidak ada larangan mudik,tidak ada bahasa inggris,tidak apa apa bahasa inggris,tidak apa apa bahasa sunda,tidak ada hotspot di iphone,egois adalah,egois adalah kbbi,egois antonim,egois arti,ari lasso egois,egois adalah brainly,egois adalah wikipedia,egois adalah sifat,egois akan menghancurkan segalanya,egois artinya dalam bahasa gaul























Posting Komentar untuk "Doa Agar Orang Tua Tidak Egois"